Sinergi Pendidikan dan Industri: Universitas Terbuka Bertemu PT Percetakan Gramedia Cikarang dalam Kegiatan Benchmarking Strategis

Bagikan Berita Bekasi [28 November 2025], Universitas Terbuka (UT) melalui Sekolah Vokasi UT (SV-UT) melaksanakan kegiatan benchmarking yang berfokus pada penguatan hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan dunia usaha/industri (DUDIKA). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kurikulum yang lebih relevan dan adaptif terhadap kebutuhan industri, sekaligus memberikan gambaran nyata bagi para mahasiswa mengenai kompetensi dan teknologi terkini yang berlaku di dunia kerja. Pada kegiatan benchmarking ini, tim Universitas Terbuka yang dipimpin oleh Dr. Mohamad Yunus, M.A., selaku Direktur Sekolah Vokasi UT, berkesempatan untuk mempelajari lebih dalam tentang praktik industri di PT Percetakan Gramedia Cikarang. Selain itu, mereka diajak untuk melihat secara langsung bagaimana proses produksi di perusahaan ini berlangsung, dari tahap awal hingga penyelesaian akhir. Pihak PT Percetakan Gramedia Cikarang juga menyambut baik kedatangan tim Universitas Terbuka yang dipimpin oleh Dr. Mohamad Yunus. Sambutan hangat diberikan oleh Benediktus Yudi Setiawan, selaku General Manager PT Percetakan Gramedia Cikarang, yang memaparkan visi dan misi perusahaan dalam menghadapi tantangan global serta peran penting kolaborasi dengan institusi pendidikan dalam menyiapkan generasi yang siap bekerja. Kegiatan benchmarking ini bertempat di PT Percetakan Gramedia Cikarang, yang merupakan salah satu pemimpin industri percetakan di Indonesia. Dengan latar belakang ini, UT berharap dapat membawa perubahan positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang lebih siap menghadapi tantangan global. Kolaborasi yang Diharapkan: Dalam upaya mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, UT bersama PT Percetakan Gramedia Cikarang berharap dapat membuka peluang magang bagi mahasiswa vokasi. Kolaborasi juga akan mencakup penelitian terapan yang relevan dengan kebutuhan industri percetakan serta pengembangan kurikulum berbasis teknologi terkini. Kegiatan benchmarking ini juga menjadi fondasi untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.   PT Percetakan Gramedia Cikarang dikenal dengan reputasinya yang tinggi dalam menghasilkan produk cetak berkualitas terbaik. Berbekal mesin cetak modern dan teknologi terkini, perusahaan ini mampu menghasilkan produk dengan ketajaman warna yang tajam dan detail yang presisi, memberikan hasil cetakan yang luar biasa. Selain itu, PT Percetakan Gramedia menawarkan layanan terpadu yang mencakup setiap tahapan produksi, mulai dari prepress, proses cetak, hingga finishing, dengan perhatian khusus pada kualitas dan ketepatan waktu. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, UT memandang bahwa keberadaan PT Percetakan Gramedia Cikarang sebagai salah satu mitra industri sangat penting dalam membangun keterhubungan (link and match) antara pendidikan vokasi dan dunia usaha serta dunia industri. Melalui kerja sama ini, UT berharap dapat membuka peluang kolaborasi dalam bentuk magang, pelatihan, maupun penelitian terapan yang berorientasi pada kebutuhan nyata industri percetakan.

Industry-Ready Graduates: Kolaborasi Universitas Terbuka dan PT Aisan Nasmoco untuk Siapkan Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja

Bagikan Berita Bekasi [28 November 2025], Universitas Terbuka (UT) melalui Sekolah Vokasi UT (SV-UT) mengadakan kegiatan benchmarking dengan tujuan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri otomotif. Kegiatan ini berlangsung di PT Aisan Nasmoco Industri, salah satu perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri EJIP Cikarang, Bekasi. Kegiatan dimulai dengan sambutan dan perkenalan dari tim UT yaitu Dr. Mohamad Yunus, M.A. selaku Direktur Sekolah Vokasi UT. Kemudian sambutan dari tuan rumah yang diwakilkan oleh Dwi Setyoko H. selaku General Manager PT Aisan Nasmoco Industri Selama kegiatan benchmarking, tim Universitas Terbuka mendapatkan wawasan langsung mengenai teknologi dan sistem manajemen produksi yang diterapkan di PT Aisan Nasmoco Industri. Selain itu juga, tim UT diajak untuk melihat secara langsung proses produksi di pabrik, yang menunjukkan bagaimana teknologi terbaru diimplementasikan dalam produksi komponen otomotif yang berkualitas tinggi. Beberapa keunggulan yang ditemukan di PT Aisan Nasmoco Industri antara lain adalah penggunaan teknologi produksi terkini, yang memastikan kualitas tinggi dan efisiensi dalam setiap proses produksi. Perusahaan ini juga menerapkan sistem manajemen produksi yang canggih, yang sangat terorganisir dan berbasis data untuk mengoptimalkan proses serta memastikan kualitas produk tetap terjaga. Selain itu, budaya kerja yang adaptif di PT Aisan Nasmoco Industri mendukung kolaborasi tim dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar yang terus berkembang. Kegiatan benchmarking ini membuka banyak peluang kolaborasi antara Universitas Terbuka dan PT Aisan Nasmoco Industri, terutama dalam hal program magang yang dapat memberikan mahasiswa pengalaman langsung di industri otomotif. Kolaborasi lebih lanjut dalam bentuk pelatihan dan penelitian terapan juga sangat memungkinkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kerja sama ini, UT berharap dapat mengembangkan kurikulum berbasis kebutuhan industri yang dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan teknologi terbaru, serta meningkatkan kesiapan lulusan untuk bersaing di pasar global.

Universitas Terbuka Gelar Wisuda Wilayah III Sekolah Vokasi: Lahirkan Lulusan Siap Kerja

Bagikan Berita Tangerang Selatan, [25 November 2025] – Universitas Terbuka (UT) mencatat tonggak sejarah baru dengan menyelenggarakan Wisuda Wilayah II Sekolah Vokasi sebagai upaya menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA). Wisuda ini menandai lahirnya generasi profesional yang siap terjun ke dunia kerja dengan kompetensi unggul. Sekolah Vokasi UT dirancang untuk menghasilkan lulusan yang praktis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Kurikulum yang diterapkan mengusung konsep aplikatif dan berbasis kompetensi, dengan komposisi: Tutorial praktik selama 4 semester Magang atau praktik kerja selama 1 semester Tugas akhir selama 1 semester Dengan sistem pembelajaran fleksibel dan berbasis jarak jauh, mahasiswa dapat mengikuti pendidikan berkualitas dari seluruh penjuru Indonesia. Tak sedikit mahasiswa dari wilayah timur Indonesia—seperti Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua—yang turut merasakan manfaatnya. Mereka mampu menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asal, sehingga tetap dapat berkontribusi pada lingkungan sosial dan ekonomi setempat. Menurut salah satu perwakilan wisudawan dari Papua, kesempatan belajar di UT membuka ruang bagi mahasiswa di wilayah timur untuk memperoleh pendidikan vokasi yang aplikatif meskipun terkendala jarak dan akses infrastruktur. “UT memberi kami kesempatan yang sama. Saya bisa belajar sambil tetap bekerja dan membantu keluarga, tapi tetap mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan industri,” ujarnya. Dampak Pendidikan Tinggi terhadap Kualitas SDM di Kawasan Timur Indonesia Akses pendidikan tinggi, khususnya yang fleksibel seperti UT, membawa dampak signifikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah timur Indonesia: Mendorong pemerataan akses pendidikan – Pembelajaran jarak jauh mengatasi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur. Meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal – Lulusan dapat langsung diterapkan di sektor industri daerah, seperti pariwisata, logistik, pertanian, dan teknologi. Mengurangi urbanisasi tenaga muda – Mahasiswa tidak harus pindah ke Jawa atau Bali untuk kuliah, sehingga potensi SDM tetap berada di daerah. Menguatkan literasi digital dan keterampilan teknis – Keterampilan ini menjadi kunci untuk mendorong transformasi ekonomi di kawasan timur. Membangun agen perubahan lokal – Lulusan vokasi menjadi motor penggerak inovasi, wirausaha baru, dan tenaga profesional di daerah 3T. Ke depan, Sekolah Vokasi UT akan memperluas program studi dengan membuka tiga prodi unggulan mulai tahun depan: D3/D4 Teknologi Informasi D4 Akuntansi Bisnis Digital D4 Manajemen Logistik Rektor Universitas Terbuka menegaskan, “Wisuda ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti nyata komitmen UT dalam mencetak tenaga profesional yang siap bersaing di era digital dan mendukung pengembangan SDM Indonesia, termasuk di wilayah timur yang menjadi prioritas pembangunan nasional.”