Penjajakan Kerjasama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) Republik Indonesia

Bagikan Berita Tangerang Selatan, 30 April 2026 — Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penjajakan kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) Republik Indonesia. Pertemuan yang berlangsung pada hari itu berlangsung secara tatap muka dihadiri oleh perwakilan Sekolah Vokasi yang di pimpin oleh Direktur Sekolah Vokasi, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., serta perwakilan dari Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Kepala Pusat Pengembangan SDM R. Adi Mukhtar Rivai. Pertemuan penjajakan ini berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak membahas berbagai peluang sinergi, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif yang semakin berkembang pesat di Indonesia. Direktur Sekolah Vokasi UT menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri kreatif, baik melalui program magang, pelatihan berbasis kompetensi, maupun proyek kolaboratif. Kemenkraf angat trategis bagi UT karena ada akses talenta skala nasional, menghasilkan SDM siap kerja, platform digital yg scalable, dan integrasi program ke sistem pendidikan formal. Potensi besar dari sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Melalui penjajakan kerja sama ini, kami ingin memastikan lulusan vokasi UT memiliki keterampilan yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan industri. Sementara itu, perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif secara terbuka merespon positif niat tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan talenta kreatif yang unggul dan berdaya saing global. Beberapa bidang yang menjadi fokus pembahasan meliputi pengembangan kurikulum berbasis industri, pelatihan kewirausahaan kreatif, serta dukungan terhadap inkubasi bisnis bagi mahasiswa dan alumni. Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis yang berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Kemenkraf juga membuka peluang penyelerasan dalam bidang Sumber Daya Manusia,ekonomi kreatif dan teknologi dengan menjalin MOU/kerjasama berkelanjutan dipertemuan berikutnya.