Bekasi [28 November 2025], Universitas Terbuka (UT) melalui Sekolah Vokasi UT (SV-UT) mengadakan kegiatan benchmarking dengan tujuan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri otomotif. Kegiatan ini berlangsung di PT Aisan Nasmoco Industri, salah satu perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri EJIP Cikarang, Bekasi.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dan perkenalan dari tim UT yaitu Dr. Mohamad Yunus, M.A. selaku Direktur Sekolah Vokasi UT. Kemudian sambutan dari tuan rumah yang diwakilkan oleh Dwi Setyoko H. selaku General Manager PT Aisan Nasmoco Industri
Selama kegiatan benchmarking, tim Universitas Terbuka mendapatkan wawasan langsung mengenai teknologi dan sistem manajemen produksi yang diterapkan di PT Aisan Nasmoco Industri. Selain itu juga, tim UT diajak untuk melihat secara langsung proses produksi di pabrik, yang menunjukkan bagaimana teknologi terbaru diimplementasikan dalam produksi komponen otomotif yang berkualitas tinggi.
Beberapa keunggulan yang ditemukan di PT Aisan Nasmoco Industri antara lain adalah penggunaan teknologi produksi terkini, yang memastikan kualitas tinggi dan efisiensi dalam setiap proses produksi. Perusahaan ini juga menerapkan sistem manajemen produksi yang canggih, yang sangat terorganisir dan berbasis data untuk mengoptimalkan proses serta memastikan kualitas produk tetap terjaga. Selain itu, budaya kerja yang adaptif di PT Aisan Nasmoco Industri mendukung kolaborasi tim dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar yang terus berkembang.
Kegiatan benchmarking ini membuka banyak peluang kolaborasi antara Universitas Terbuka dan PT Aisan Nasmoco Industri, terutama dalam hal program magang yang dapat memberikan mahasiswa pengalaman langsung di industri otomotif. Kolaborasi lebih lanjut dalam bentuk pelatihan dan penelitian terapan juga sangat memungkinkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui kerja sama ini, UT berharap dapat mengembangkan kurikulum berbasis kebutuhan industri yang dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan teknologi terbaru, serta meningkatkan kesiapan lulusan untuk bersaing di pasar global.